Maret 26, 2026 | sfsiqf4

10 Makanan Khas Amerika Latin yang Mirip Jajanan Lokal!

10 Makanan Khas Amerika Latin yang Mirip Jajanan Lokal! – Amerika Latin tidak hanya dikenal dengan budayanya yang ekspresif, tetapi juga kulinernya yang kaya akan rempah dan teknik memasak yang unik. Menariknya, jika kita perhatikan lebih dalam, banyak hidangan dari belahan dunia sana yang memiliki “kembaran” dengan makanan tradisional di Indonesia.

Bagi Anda yang ingin mencoba variasi camilan baru namun tetap cocok di lidah, berikut adalah 10 makanan khas Amerika Latin yang wajib Anda coba. Gak percaya kalau ada yang mirip makanan lokal? Let’s check it out!

1. Empanadas (Si “Pastel” Versi Latin)

10-makanan-khas-amerika-latin-yang-mirip-jajanan-lokal

Jika melihat bentuknya, Anda pasti langsung teringat pada Pastel. Empanadas adalah roti goreng atau panggang yang diisi dengan daging sapi cincang, telur rebus, zaitun, dan bawang bombay. Teksturnya yang renyah di luar dan gurih di dalam menjadikannya camilan yang sangat populer di Argentina dan Chili.

2. Coxinha (Kroket Ayam ala Brasil)

10-makanan-khas-amerika-latin-yang-mirip-jajanan-lokal

Berasal dari Brasil, Coxinha memiliki bentuk unik seperti tetesan air atau paha ayam. Adonannya terbuat dari tepung terigu yang diisi dengan suwiran ayam berbumbu, lalu dibalur tepung roti dan digoreng. Rasanya? Sangat identik dengan Kroket Ayam atau Risoles yang biasa kita temukan di tukang gorengan.

3. Tamales (Mirip Lepet atau Arem-Arem)

10-makanan-khas-amerika-latin-yang-mirip-jajanan-lokal

Tamales adalah hidangan tradisional yang terbuat dari adonan jagung (masa) yang diisi daging atau sayuran, lalu dibungkus kulit jagung atau daun pisang sebelum dikukus. Di Indonesia, konsep membungkus adonan dengan daun seperti ini sangat mirip dengan Lepet atau Arem-arem.

4. Asado

10-makanan-khas-amerika-latin-yang-mirip-jajanan-lokal

Ini adalah teknik BBQ khas Amerika Latin, khususnya Argentina dan Uruguay. Daging sapi dipotong besar-besar dan dipanggang di atas api terbuka dengan bumbu garam yang minimalis namun meresap. Bagi pecinta daging, Asado adalah standar emas dalam dunia panggangan.

5. Choripán

10-makanan-khas-amerika-latin-yang-mirip-jajanan-lokal

Nama ini berasal dari gabungan Chorizo (sosis) dan Pan (roti). Ini adalah sejenis hot dog namun dengan sentuhan lokal Amerika Latin yang kuat, biasanya disajikan dengan saus Chimichurri yang asam, pedas, dan segar karena campuran peterseli serta bawang putih.

6. Tacos

10-makanan-khas-amerika-latin-yang-mirip-jajanan-lokal

Kuliner asal Meksiko ini sudah sangat mendunia. Isian daging, sayuran segar, dan perasan jeruk nipis di atas tortilla jagung memberikan ledakan rasa yang kompleks. Anda bisa memilih versi kulit lembut (soft taco) atau yang renyah (hard shell).

7. Arepas

10-makanan-khas-amerika-latin-yang-mirip-jajanan-lokal

Berasal dari Venezuela dan Kolombia, Arepas adalah roti pipih yang terbuat dari tepung jagung. Bagian tengahnya dibelah dan diisi dengan berbagai macam bahan seperti keju, daging suwir, atau kacang hitam. Teksturnya sedikit padat namun lembut di dalam.

8. Ceviche

10-makanan-khas-amerika-latin-yang-mirip-jajanan-lokal

Jika Anda suka makanan laut yang segar, Ceviche adalah jawabannya. Ikan laut mentah “dimasak” bukan dengan api, melainkan dengan rendaman asam jeruk nipis yang dicampur dengan cabai dan bawang merah. Segar dan sangat menggugah selera!

9. Nachos dengan Guacamole

10-makanan-khas-amerika-latin-yang-mirip-jajanan-lokal

Ini adalah camilan paling santai untuk dinikmati bersama teman-teman. Keripik tortilla yang renyah dipadukan dengan saus alpukat (Guacamole) yang creamy. Perpaduan rasa gurih dan lemak nabati dari alpukat menciptakan sensasi yang bikin ketagihan.

10. Alfajores

10-makanan-khas-amerika-latin-yang-mirip-jajanan-lokal

Sebagai penutup, ada Alfajores. Ini adalah biskuit lapis yang diisi dengan Dulce de Leche (selai karamel susu yang dimasak lama) dan pinggirannya ditaburi parutan kelapa. Rasanya manis, legit, dan sangat cocok menemani segelas kopi hangat.

Mengapa Rasanya Terasa Familiar?

Banyak kemiripan antara kuliner Amerika Latin dan Indonesia terjadi karena penggunaan bahan dasar yang sama, seperti jagung, kacang-kacangan, daging sapi, dan tentu saja cabai. Selain itu, pengaruh teknik memasak dari Eropa yang masuk ke kedua wilayah ini di masa lalu menciptakan evolusi makanan yang serupa namun tak sama.

Menjelajahi rasa dari benua lain kini tak perlu jauh-jauh, karena lidah kita ternyata sudah punya “koneksi” dengan bumbu-bumbu mereka.

Share: Facebook Twitter Linkedin